Skip to main content

Posts

Showing posts from 2015

Let's Escape for a While

Entah mengapa, kadang dunia nyata dan mimpi terasa begitu saru. Tak hanya sekali, berkali-kali aku rasakan perasaan seperti ini. Hampa melayang seolah aku terbang. Tidak, aku tidak bahagia. Aku tidak pula sedih. Entah pula apa yg aku rasakan. Terkadang, segala yang ada di hadapanku ini terasa tidak nyata. Entahlah, kadang aku berpikir semua hanyalah ilusiku. Mimpi yang terlalu indah itu membawaku menjauh dari dunia nyata. Kenyataan bahwa dunia nyata ini adalah sesuatu yang fana..... menohokku lebih dalam dan membuatku ingin berhenti berpikir. Tidak, tidak. Aku bukan ingin berhenti berpikir. Lebih tepatnya, aku berusaha untuk menolak segala realitas di dunia nyata ku. Bagaimana tidak, dunia nyata ini ternyata fana dan dunia mimpiku lebih menyenangkan! Mirisnya, aku ingin terkungkung di dunia mimpi selamanya. Mental bodoh dan lemah. Menolak untuk menghadapi tantangan hidup, cih!

Dualisme dalam Satu Jiwa

Aku benci padamu. Aku benci pada setiap ucap yg tak pernah terwujud. Aku benci pada dinginmu. Aku benci pada tidak peka mu. Aku benci padamu. Namun aku teramat mencintaimu. Terlalu dalam. Terlalu mencintai segala ucap dan bukan ucapmu yang selalu berhasil membuat hatiku tersenyum. Bibirku tersenyum.  Aku terlalu mencintaimu, sehingga aku selalu bisa memaafkanmu. Mungkin terlalu mudah memaafkanmu. Tanpa perlu kau memintanya. Bahkan mungkin sudah kuberikan maaf itu sebelum kau menyadarinya. Sebelum kau tahu kesalahanmu. Sebelum kau sadar kalau kau seharusnya meminta maaf.  Mungkin aku terlalu menyayangimu. Sehingga maaf itu diberi secara percuma. Mungkin sebagai hadiah. Simbol rasa cinta yang akan sulit kau pahami.  Apakah orang sepertimu akan menyadarinya? Manusia tiis dan polos yang selalu iya saat berkata iya dan tidak saat berkata tidak. Begitu apa adanya. Begitu jujur. Pernahkah kau merasakan sakit? Mungkin... sakit yang sama?  Apakah mung...